Buah Merah adalah sejenis buah tradisional yang hanya ditemukan di daerah Papua dan Papua Nugini. Oleh masyarakat Wamena, Papua, buah ini disebut kuansu. Sedangkan nama latinnya Pandanus Conoideus Lamk, karena tanaman Buah Merah termasuk tanaman keluarga pandan-pandanan dengan pohon menyerupai pandan, namun tinggi tanaman dapat mencapai 16 meter dengan tinggi batang bebas cabang sendiri setinggi 5-8 m yang diperkokoh akar-akar tunjang pada batang sebelah bawah.
Tanaman Buah Merah ini dikatakan terdapat hingga 12 kultivar dan tersebar luas di daerah dengan ketinggian hingga 2.300 dpl, seperti di lembah Baliem Wamena, serta daerah di daerah terpencil lainnya di Papua seperti Arfak, Jayapura, dan pegunungan Bintang.
Bagi masyarakat Wamena, Buah Merah disajikan untuk makanan pada pesta adat bakar batu. Namun, banyak pula yang memanfaatkannya sebagai obat. Secara tradisional, Buah Merah dari zaman dahulu secara turun temurun sudah dikonsumsi karena berkhasiat banyak dalam menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti mencegah penyakit mata, cacingan, kulit, dan meningkatkan stamina.
Potensi utama dari Buah Merah Di Papua secara tradisional digunakan sebagai sumber minyak nabati (minyak karotenoid oleh masyarakat yang tinggal didaerah pegunungan dan pesisir. Buah Merah mengandung lemak yang cukup tinggi yaitu 35 % per berat kering. Kandungan asam lemak sama dengan kandungan asam lemak dari minyak goreng pada umumnya. Dengan demikian, Buah Merah juga memiliki potensi sebagai sumber minyak nabati selain kelapa dan kelapa sawit. Minyak Buah Merah berasal dari lapisan merah seperti jelly yang menempel pada bijinya.
Kandungan nutrisi Buah MerahBagi masyarakat Wamena, Buah Merah disajikan untuk makanan pada pesta adat bakar batu. Namun, banyak pula yang memanfaatkannya sebagai obat. Secara tradisional, Buah Merah dari zaman dahulu secara turun temurun sudah dikonsumsi karena berkhasiat banyak dalam menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti mencegah penyakit mata, cacingan, kulit, dan meningkatkan stamina.
Potensi utama dari Buah Merah Di Papua secara tradisional digunakan sebagai sumber minyak nabati (minyak karotenoid oleh masyarakat yang tinggal didaerah pegunungan dan pesisir. Buah Merah mengandung lemak yang cukup tinggi yaitu 35 % per berat kering. Kandungan asam lemak sama dengan kandungan asam lemak dari minyak goreng pada umumnya. Dengan demikian, Buah Merah juga memiliki potensi sebagai sumber minyak nabati selain kelapa dan kelapa sawit. Minyak Buah Merah berasal dari lapisan merah seperti jelly yang menempel pada bijinya.
Buah Merah mengandung omega–3, omega–6, dan asam lemak omega-9. Dari total seluruh kandungan lemak pada Buah Merah, yang paling dominan adalah asam lemak oleat dengan jumlah 30 % dari total lemak. Buah Merah juga mengandung antioksidan seperti karotenoid yang cukup tinggi, serta vitamin E atau tokoferol 11,000-12,000 ppm. Mineral yang ditemukan dalam buah merah adalah Fe, Mg, Ca, dan Zn.
Senyawa lain yang ditemukan dalam Buah Merah adalah betakaroten, dengan nilai hingga 12.000 ppm. Betakaroten diantaranya berkhasiat untuk mencegah kebutaan (xerophtalmia), serta penyakit gondok, dan juga dapat digunakan sebagai agen anti kanker.
Betakaroten berfungsi memperlambat berlangsungnya penumpukan flek pada arteri. Jadi aliran darah ke jantung dan otak berlangsung tanpa sumbatan. Interaksinya dengan protein meningkatkan produksi antibodi. Ini meningkatkan jumlah sel pembunuh alami dan memperbanyak aktivitas sel T Helpers dan limposit. Suatu kutipan studi membuktikan konsumsi betakaroten 30-60 mg/hari selama 2 bulan membuat tubuh dapat memperbanyak sel-sel alami pembasmi penyakit. Bertambahnya sel-sel alami itu menekan kehadiran sel-sel kanker karena ampuh menetralisasikan radikal bebas senyawa karsinogen penyebab kanker.
HIVSenyawa lain yang ditemukan dalam Buah Merah adalah betakaroten, dengan nilai hingga 12.000 ppm. Betakaroten diantaranya berkhasiat untuk mencegah kebutaan (xerophtalmia), serta penyakit gondok, dan juga dapat digunakan sebagai agen anti kanker.
Betakaroten berfungsi memperlambat berlangsungnya penumpukan flek pada arteri. Jadi aliran darah ke jantung dan otak berlangsung tanpa sumbatan. Interaksinya dengan protein meningkatkan produksi antibodi. Ini meningkatkan jumlah sel pembunuh alami dan memperbanyak aktivitas sel T Helpers dan limposit. Suatu kutipan studi membuktikan konsumsi betakaroten 30-60 mg/hari selama 2 bulan membuat tubuh dapat memperbanyak sel-sel alami pembasmi penyakit. Bertambahnya sel-sel alami itu menekan kehadiran sel-sel kanker karena ampuh menetralisasikan radikal bebas senyawa karsinogen penyebab kanker.
Dikatakan pula bahwa Buah Merah dapat mengobati HIV, walaupun belum pernah mendengar adanya penelitian yang dilakukan. Hal ini dimungkinkan karena Buah Merah mengandung tokoferol dan betakaroten yang sangat tinggi. Seperti yang diketahui bahwa konten tersebut diatas dapat bertindak sebagai antioksidan, yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Penyakit HIV adalah penyakit yang disebabkan oleh virus yang merontokkan sistem kekebalan tubuh.
Kanker dan Tumor
Buah Merah mungkin juga dapat mengobati kanker, karena kandungan tokoferol yang sangat tinggi(11.000 ppm) dan betakaroten (7000 ppm ). Kedua senyawa ini akan bertindak sebagai antioksidan, dan akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga termasuk akan mencegah penyebaran sel kanker .
Stroke dan Tekanan Darah
Stroke dan darah tinggi adalah penyakit yang awalnya disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah atau penggumpalan darah .
Buah Merah yang mengandung tokoferol ini dapat mengencerkan darah, sehingga sirkulasi darah meningkat dan tekanan darah menjadi normal kembali.
Asam Urat
Asam urat dapat terjadi karena adanya masalah pada fungsi lever, sehingga memproduksi asam urat secara berlebihan. Kelebihan asam urat akhirnya mengendap dan mengumpul pada persendian dan menimbulkan gejala sakit . Tokoferol dalam Buah Merah dapat membantu mengencerkan darah dan memperbaiki sistem kerja dari hati. Dengan demikian hati akan memproduksi asam urat dalam jumlah yang normal kembali.
Diabetes Mellitus (DM)
Penyakit jenis ini disebabkan karena kelenjar pankreas yang tidak mampu lagi memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup. Akibatnya, kandungan gula dalam darah meningkat. Kandungan tokoferol dalam Buah Merah akan membantu kerja pankreas, sehingga fungsi pankreas menjadi normal kembali.
Osteoporosis
Disebabkan oleh keropos tulang, osteoporosis umumnya disebabkan karena kekurangan kalsium pada orang berusia tua. Buah Merah kaya akan kalsium, sehingga bisa mencegah dan membantu untuk mengobati osteoporosis.
Gangguan mata
Betakaroten tinggi yang terdapat dalam Buah Merah akan membantu mengatasi berbagai macam jenis penyakit mata, yang umumnya disebabkan oleh kekurangan vitamin A. Betakaroten adalah senyawa yang diserap oleh tubuh yang diolah menjadi vitamin A.
Meningkatkan Gairah dan Kesuburan
Yang brkhasiat dalam hal ini tak lain adalah adanya Vitamin E (tokoferol) yang sangat tinggi dalam Buah Merah. Vitamin E dapat meningkatkan kesuburan pria dengan cara membantu meningkatkan produksi sperma . Selain itu, Buah Merah juga mengandung kalori tinggi yaitu 360 kalori, sehingga akan meningkatkan gairah serta vitalitas fisik kita sepanjang hari.
Kanker dan Tumor
Buah Merah mungkin juga dapat mengobati kanker, karena kandungan tokoferol yang sangat tinggi(11.000 ppm) dan betakaroten (7000 ppm ). Kedua senyawa ini akan bertindak sebagai antioksidan, dan akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga termasuk akan mencegah penyebaran sel kanker .
Stroke dan Tekanan Darah
Stroke dan darah tinggi adalah penyakit yang awalnya disebabkan oleh penyempitan pembuluh darah atau penggumpalan darah .
Buah Merah yang mengandung tokoferol ini dapat mengencerkan darah, sehingga sirkulasi darah meningkat dan tekanan darah menjadi normal kembali.
Asam Urat
Asam urat dapat terjadi karena adanya masalah pada fungsi lever, sehingga memproduksi asam urat secara berlebihan. Kelebihan asam urat akhirnya mengendap dan mengumpul pada persendian dan menimbulkan gejala sakit . Tokoferol dalam Buah Merah dapat membantu mengencerkan darah dan memperbaiki sistem kerja dari hati. Dengan demikian hati akan memproduksi asam urat dalam jumlah yang normal kembali.
Diabetes Mellitus (DM)
Penyakit jenis ini disebabkan karena kelenjar pankreas yang tidak mampu lagi memproduksi insulin dalam jumlah yang cukup. Akibatnya, kandungan gula dalam darah meningkat. Kandungan tokoferol dalam Buah Merah akan membantu kerja pankreas, sehingga fungsi pankreas menjadi normal kembali.
Osteoporosis
Disebabkan oleh keropos tulang, osteoporosis umumnya disebabkan karena kekurangan kalsium pada orang berusia tua. Buah Merah kaya akan kalsium, sehingga bisa mencegah dan membantu untuk mengobati osteoporosis.
Gangguan mata
Betakaroten tinggi yang terdapat dalam Buah Merah akan membantu mengatasi berbagai macam jenis penyakit mata, yang umumnya disebabkan oleh kekurangan vitamin A. Betakaroten adalah senyawa yang diserap oleh tubuh yang diolah menjadi vitamin A.
Meningkatkan Gairah dan Kesuburan
Yang brkhasiat dalam hal ini tak lain adalah adanya Vitamin E (tokoferol) yang sangat tinggi dalam Buah Merah. Vitamin E dapat meningkatkan kesuburan pria dengan cara membantu meningkatkan produksi sperma . Selain itu, Buah Merah juga mengandung kalori tinggi yaitu 360 kalori, sehingga akan meningkatkan gairah serta vitalitas fisik kita sepanjang hari.
Nah, sekarang Anda sudah tahu akan khasiat Buah Merah. Di zaman serba instant ini, Anda tak perlu repot-repot mencari Buah Merah hingga ke Papua. Sekarang sudah ada Buah Merah yang dikemas dalam bentuk kapsul, yakni Red Papua Kapsul.
Red Papua Kapsul ini dapat Anda diperoleh di apotek, toko obat herbal, maupun pembelian via online. Kemasan Red Papua Kapsul ini berisi 30 kapsul dengan harga Rp 200.000. Guna pemesanan, Anda dapat menghubungi saya (Azmi) melalui 082387417145.
Red Papua Kapsul ini dapat Anda diperoleh di apotek, toko obat herbal, maupun pembelian via online. Kemasan Red Papua Kapsul ini berisi 30 kapsul dengan harga Rp 200.000. Guna pemesanan, Anda dapat menghubungi saya (Azmi) melalui 082387417145.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar